Edi tidak menampik adanya kritik dan protes dari sebagian masyarakat terkait pelaksanaan program MBG. Namun, menurutnya, berbagai persoalan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan program secara keseluruhan.
"Ini yang kita bilang tadi, kita makan ikan, ketusuk duri, durinya buang, ikannya dimakan," tegasnya.
Ia juga menilai program MBG telah membuka jutaan lapangan pekerjaan baru di berbagai daerah. Menurut Edi, banyak ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan kini memperoleh penghasilan melalui dapur-dapur MBG.
"MBG pada hari ini menciptakan jutaan lapangan kerja, terbukti di mana-mana. Kami emak-emak yang hanya bisa masak, pada saat MBG datang kami bisa bekerja. Kami tidak potensial lagi untuk diterima di PT atau di restoran. Dengan datangnya MBG kami jadi tukang masak," ungkapnya.
Karena itu, massa meminta Presiden Prabowo Subianto tetap melanjutkan program MBG sekaligus memperkuat pemberantasan korupsi.
"Tuntutan kami hari ini supaya bapak presiden kita Prabowo Subianto menangkap koruptor dan melanjutkan MBG," tandas Edi.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.