Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Massa Pendukung MBG Diterima Wamensesneg, Lalin Medan Merdeka Selatan Jakpus Berangsur Normal

Yuwantoro Winduajie , Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2026 |15:12 WIB
Massa Pendukung MBG Diterima Wamensesneg, Lalin Medan Merdeka Selatan Jakpus Berangsur Normal
Massa pendukung MBG diterima Wamensesneg (Foto: Yuwantoro Winduajie/Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Perwakilan massa aksi dari Aliansi Masyarakat Jakarta Timur yang menggelar demonstrasi mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, diterima Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Rabu (17/6/2026).

Sekitar pukul 14.00 WIB, sejumlah perwakilan massa tampak berangkat menuju Kompleks Kementerian Sekretariat Negara menggunakan kendaraan milik kepolisian, termasuk mobil golf atau buggy yang disediakan untuk mengantar rombongan.

Sementara proses pertemuan berlangsung, sebagian peserta aksi bergeser ke tepi jalan sehingga penutupan Jalan Medan Merdeka Selatan mulai dibuka secara bertahap. Meski demikian, pembukaan jalan masih dilakukan pada sebagian lajur.

Polisi juga mulai membuka ruas Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Bundaran Patung Kuda yang sebelumnya ditutup akibat kegiatan demonstrasi.

Seiring dengan pembukaan jalur tersebut, arus kendaraan di kawasan sekitar lokasi aksi mulai berangsur normal setelah sempat mengalami pengalihan selama demonstrasi berlangsung.

Sebelumnya, massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta Timur menggelar aksi untuk menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan Program MBG. Dalam aksinya, mereka meminta Presiden Prabowo Subianto melanjutkan program tersebut serta menindak tegas pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi MBG.

Koordinator Aliansi Masyarakat Jakarta Timur, Edy Marzuki, menyatakan Program MBG perlu diteruskan karena dinilai telah membuka peluang kerja bagi masyarakat, termasuk kelompok yang selama ini kesulitan memperoleh pekerjaan formal. Menurutnya, program tersebut telah memberikan kesempatan kerja bagi warga sebagai juru masak maupun tenaga pendukung lainnya.

"Kami yang putus sekolah 3 tahun yang lalu, tidak mampu untuk melanjutkan sekolah, kami melamar di MBG diterima sebagai buruh untuk cuci. Kami mendapat gaji. MBG luar biasa menurut kami," katanya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement