JAKARTA - Pemerintah akan melakukan eksekusi pengosongan lahan kawasan Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari ini, Kamis (18/6/2026). Sejumlah spanduk penolakan hingga kawat berduri telah terpasang di sejumlah titik di kawasan tersebut.
Berdasarkan pantauan, sejumlah kawat berduri telah terpasang di area depan hingga belakang Hotel Sultan. Spanduk-spanduk yang bertuliskan penolakan juga terlihat di area tersebut.
Semua pintu masuk, baik dari depan hingga belakang, tertutup rapat. Tak boleh ada satu pun orang yang masuk ke dalam, kecuali pihak pengamanan dari hotel tersebut.
Sebelumnya, sebanyak 3.161 personel dikerahkan untuk mengawal pelaksanaan eksekusi lahan kawasan Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Kamis hari ini.
"Untuk pam (pengamanan) eksekusi eks Sultan, jumlah pam 3.161 personel," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri, Kamis (18/6/2026).
Ia menyebutkan, pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan selama pelaksanaan eksekusi kawasan yang selama ini menjadi sengketa. Aparat juga telah bersiaga sejak pagi hari di sekitar lokasi untuk mengawal jalannya proses sesuai ketentuan yang berlaku.
"Gabungan TNI, Polri, pemda," ujarnya.
Sementara pengelola GBK memutuskan menutup sejumlah akses masuk hingga beberapa fasilitas publik selama satu hari penuh. Penutupan menyusul rencana Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengeksekusi pengosongan Blok 15 kawasan GBK yang selama ini ditempati Hotel Sultan.
Informasi tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi pengelola GBK @love_gbk. Masyarakat yang biasa beraktivitas di kawasan olahraga dan ruang terbuka publik tersebut diminta menyesuaikan rute perjalanan selama pelaksanaan eksekusi.
"Dalam rangka eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan (Blok 15 Kawasan GBK), demi kelancaran dan kenyamanan #GBKPeople, maka akan dilakukan penyesuaian operasional," tulis pengelola GBK melalui akun Instagram @love_gbk, Rabu 17 Juni 2026.
Dalam pengumuman itu, pengelola GBK menutup sementara Pintu 5, Pintu 7, dan Pintu 8 mulai pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB pada hari pelaksanaan eksekusi.
Sebagai gantinya, akses keluar-masuk kawasan dialihkan melalui Pintu 2, Pintu 10, dan Pintu 6 khusus pejalan kaki. Tak hanya pintu masuk, sejumlah fasilitas dan area publik di sekitar lokasi juga ikut terdampak.
Pengelola menutup sementara Parkir Timur, Hutan Kota GBK, Stadion Softball, hingga akses Jalan KTT menuju Jakarta International Convention Center (JICC). Meski demikian, aktivitas di area lain dalam kompleks GBK tetap berjalan normal seperti biasa.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.