Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 21 Juni 2026 |21:05 WIB
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Ilustrasi.
A
A
A

Trump kemudian memperingatkan bahwa Washington dapat mengenakan bea masuk sendiri di Hormuz jika para negosiator gagal menyelesaikan kesepakatan tersebut.

"Tidak akan ada bea masuk kecuali jika dikenakan oleh dan untuk Amerika Serikat," tulis Trump di Truth Social.

Desakan Swiss

Delegasi Iran tiba di Swiss pada Sabtu (20/6/2026) malam, menurut media pemerintah dan Kementerian Luar Negeri Swiss.

Stasiun televisi resmi Iran mengatakan delegasi tersebut termasuk Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baqaei, mengatakan delegasi tersebut akan "menuntut implementasi komitmen pihak lain" berdasarkan kesepakatan tersebut.

"Jika tidak, seluruh kesepahaman akan bermasalah," katanya, menurut kantor berita resmi IRNA.

Vance tiba di Pangkalan Udara Emmen di Swiss pada Minggu pagi, setelah sebelumnya mengatakan ia hanya dapat tinggal "satu atau dua hari".

Negosiator AS, Jared Kushner dan Steve Witkoff, sudah berada di sana menangani "beberapa elemen teknis" dan melaporkan bahwa "semuanya berjalan dengan baik," kata Vance dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada Sabtu pagi.

Pakistan, yang telah membantu mediasi, mengatakan pada hari Minggu bahwa Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan kepala angkatan darat Asim Munir telah berangkat ke Swiss untuk mengambil bagian dalam pembicaraan tingkat tinggi yang melibatkan perwakilan AS dan Iran serta mediator lain dari Qatar.

Pembicaraan tersebut dimaksudkan untuk membuka periode negosiasi selama dua bulan mengenai isu-isu yang belum terselesaikan oleh kesepakatan awal, terutama program nuklir Iran.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement