Menurut Prabowo, meskipun penggunaan kopiah tidak diatur dalam seragam resmi militer maupun kepolisian, hal tersebut mencerminkan kedekatan budaya dan penghormatan terhadap tradisi keagamaan yang berkembang di lingkungan NU.
“Coba kalau datang ke NU, tentara pakai kopiah, polisi pakai kopiah. Padahal tidak ada dalam peraturan. Tidak ada PDL topinya ini. Berarti harus diubah ya, PDL atau PDH kalau datang ke tempat NU atau Muhammadiyah harus pakai kopiah,” kata Prabowo.
Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga mengungkapkan kedekatan pribadinya dengan keluarga besar NU. Ia mengaku selalu merasa nyaman dan aman ketika berada di tengah warga Nahdliyin.
“Memang saya merasa selalu nyaman di tengah-tengah keluarga besar Nahdlatul Ulama. Nyaman dan aman. Sambutan yang demikian besar kepada saya,” ucapnya.
Prabowo mengatakan hubungan dirinya dengan NU telah terjalin sejak masa kecil. Ia mengungkapkan bahwa keluarganya memiliki kedekatan dengan sejumlah tokoh NU, termasuk keluarga Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur).