Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 26 Juni 2026 |16:14 WIB
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Ilustrasi. (Foto: UN)
A
A
A

Masa Kanak-Kanak 'Terhapus' di Gaza

Komisi, yang dibentuk oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada tahun 2021, meneliti dalam laporan terbarunya kejahatan yang memengaruhi anak-anak Palestina, dan bagaimana kondisi kehidupan yang dipaksakan oleh Israel di Gaza "mengakibatkan kematian anak-anak yang sebenarnya dapat dicegah".

"Otoritas dan pasukan keamanan Israel telah dengan sengaja menargetkan anak-anak Palestina yang mengakibatkan genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang di Jalur Gaza, dan kejahatan perang di Tepi Barat," kata tim tersebut dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir New Arab.

Komisi tersebut mengatakan bahwa cedera fisik dan mental yang parah, trauma massal, yatim piatu, perpisahan, kecacatan, pengungsian berulang, kelaparan, dan runtuhnya pendidikan dan perawatan kesehatan telah "menghapus masa kanak-kanak" di Gaza dan akan terus memengaruhi anak-anak di wilayah tersebut sepanjang hidup mereka.

"Dengan menargetkan anak-anak, Israel menyerang kemampuan rakyat Palestina untuk eksis dan menentukan masa depan mereka," kata hakim India Srinivasan Muralidhar, yang memimpin penyelidikan tersebut.

"Bahkan setelah gencatan senjata Oktober 2025, anak-anak terus terbunuh dan terluka parah."

'Strategi untuk Menghancurkan'

Laporan ini muncul beberapa hari setelah badan anak-anak PBB, UNICEF, mengatakan setidaknya 265 anak telah tewas dan ratusan lainnya terluka di Gaza sejak gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku.

UNICEF mengatakan anak-anak telah ditembak, dibom, dan ditabrak oleh quadcopter, tewas di tenda, di sekolah, dan saat bermain sepak bola atau memancing.

Perang Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 73.000 orang, menurut kementerian kesehatan wilayah tersebut.

Penyelidikan PBB menyatakan bahwa selama dua tahun pertama perang, setidaknya 20.179 anak tewas dan 44.143 terluka "sebagai akibat langsung dari permusuhan di Gaza".

Pembunuhan dan penganiayaan terhadap anak-anak Palestina "merupakan bagian dari strategi untuk menghancurkan kesinambungan biologis dan keberadaan masa depan kelompok Palestina di Gaza", kata laporan itu.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement