TEHERAN – Peti jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang dibunuh dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel, telah dibawa ke upacara perpisahan di ibu kota, Teheran, dengan delegasi internasional yang akan berpartisipasi dalam upacara tersebut.
Upacara pada Jumat (3/7/2026) tersebut dihadiri oleh ribuan anggota keluarga korban yang tewas dalam perang AS-Israel di Iran, yang berkumpul untuk berduka di dekat lokasi peringatan, demikian dilansir TRT.
Khamenei dibunuh dalam serangan gabungan AS-Israel di Iran pada 28 Februari, sebuah peristiwa yang memicu perang selama berminggu-minggu dan meningkatkan ketegangan di seluruh Timur Tengah.
Menurut jadwal pemakaman yang diumumkan, upacara peringatan resmi untuk Khamenei akan diadakan pada hari Jumat, dengan partisipasi kepala negara, pejabat senior, dan pemimpin agama.
Para pemimpin, pejabat senior, atau perwakilan dari lebih dari 30 negara, termasuk Rusia, China, Pakistan, India, Tajikistan, Georgia, dan Kuba akan menghadiri upacara tersebut, menurut laporan media Iran.
Pakistan, mediator kunci dalam pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran tentang mengakhiri perang di Timur Tengah, mengatakan Perdana Menteri Shehbaz Sharif akan hadir di pemakaman di Teheran pada Sabtu (4/7/2026). China, Afghanistan, dan negara-negara tetangga Iran di kawasan Kaukasus mengatakan mereka juga akan mengirimkan perwakilan.
Foto-foto yang dipublikasikan secara daring oleh media pemerintah Iran menunjukkan Jenderal Ahmad Vahidi menghadiri pertemuan tentang pemakaman Khamenei, 86 tahun, kemudian duduk di samping peti jenazahnya.