Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bisakah Karya Jurnalistik Dijadikan Barang Bukti di Persidangan Dokter Tifa?

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Jum'at, 03 Juli 2026 |00:10 WIB
Bisakah Karya Jurnalistik Dijadikan Barang Bukti di Persidangan Dokter Tifa?
Dokter Tifa (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)
A
A
A

Salah satu unggahan tersebut merupakan postingan dokter Tifa di akun media sosial X. Jokowi kemudian meminta Syarif mengumpulkan berbagai unggahan yang menuduh ijazahnya palsu. “Bahwa sementara mengumpulkan unggahan-unggahan tersebut, pada tanggal 14 April, Tim Kuasa Hukum saksi Jokowi melakukan konferensi pers yang pada pokoknya menyampaikan bahwa tuduhan-tuduhan mengenai ijazah S-1 saksi Jokowi adalah tidak benar dan sangat menyesatkan,” kata JPU, Kamis.

“Ijazah S-1 saksi Jokowi ada, asli dan sudah jelas dikonfirmasi oleh Universitas Gadjah Mada serta instansi yang berwenang. Kuasa Hukum juga mengingatkan masyarakat agar jangan lagi menyebarkan tuduhan dan berita bohong yang menyebutkan ijazah S-1 saksi Jokowi adalah palsu,” sambungnya.

Kemudian, pada April–Mei 2025, Syarif kembali memperlihatkan unggahan lain kepada Jokowi. Total ada 28 unggahan yang dikumpulkan.

Dalam kesempatan itu, jaksa menegaskan bahwa Jokowi merupakan mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang terdaftar secara resmi sejak 28 Juli 1980. UGM juga telah menerbitkan ijazah Sarjana Kehutanan Jokowi dengan nomor 1120 tertanggal 5 November 1985.

“Bahwa akibat perbuatan terdakwa tersebut, saksi Jokowi mengalami kerugian immateriil yaitu tercemarnya nama baik secara personal, merasa telah dihina sehina-hinanya dan direndahkan serendah-rendahnya, bahkan terdapat pihak-pihak yang ikut menuduh saksi Jokowi telah menggunakan ijazah palsu dalam pemenuhan persyaratan pencalonan sebagai pejabat publik sebelumnya yakni Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden ke-7 Republik Indonesia,” kata jaksa.

Oleh karenanya, jaksa menyampaikan bahwa pernyataan terdakwa merupakan tuduhan yang tidak benar karena UGM telah berulang kali menegaskan Jokowi adalah lulusan resmi universitas tersebut.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement