Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi "Pagar Digital", Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 03 Juli 2026 |19:49 WIB
Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi "Pagar Digital", Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan
Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi "Pagar Digital" (foto: dok ist)
A
A
A

Untuk mendukung sistem tersebut, Direktorat Jenderal Imigrasi berencana mengoptimalkan teknologi drone hasil pengembangan ITB sejak 2019 yang diproduksi bersama PT Dirgantara Indonesia (PT DI).

Drone tersebut dirancang mampu beroperasi tanpa henti selama 24 jam di wilayah perbatasan dengan memanfaatkan sumber energi dari panel surya.

Sistem pengawasan udara ini mengombinasikan dua jenis drone yang bekerja secara terpadu. Drone HALE (High-Altitude Long-Endurance) akan terbang pada ketinggian sekitar 1.000 meter selama 24 jam untuk melakukan pemantauan perimeter jarak jauh. Sementara itu, Drone Mantis bertugas melakukan pendekatan taktis dan intersepsi visual jarak dekat ketika Drone HALE mendeteksi adanya pergerakan mencurigakan.

Teknologi tersebut sebelumnya telah diterapkan pada sektor agrikultur dengan hasil yang dinilai memuaskan.

"'Pagar Digital' memang tidak secara fisik menghentikan orang, tetapi memberikan kesadaran situasional (situational awareness) secara real time. Ketika drone mendeteksi pergerakan di blind spot perbatasan, sistem akan langsung mengirimkan koordinat ke pos imigrasi atau penjaga perbatasan terdekat. Langkah ini mampu memangkas waktu respons patroli konvensional secara signifikan," jelas Hendarsam.

 

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement