CARACAS - Jumlah korban tewas akibat gempa kembar di Venezuela telah meningkat menjadi 3.342 orang, menurut angka yang dirilis oleh Kementerian Informasi Venezuela pada Minggu (5/7/2026). Data terbaru juga menunjukkan jumlah korban luka mencapai 16.470 orang, sementara jumlah tunawisma meningkat menjadi 17.345 orang.
Sebelumnya pada hari itu, dalam pidato memperingati hari kemerdekaan Venezuela ke-215, Presiden sementara Delcy Rodriguez membela tindakan pemerintah setelah gempa bumi di tengah meningkatnya frustrasi atas apa yang oleh banyak orang disebut sebagai respons yang terlambat dan tidak memadai terhadap bencana tersebut.
Rodriguez mengatakan dia segera mengerahkan pasukan keamanan dan mengumumkan pembentukan unit militer baru untuk membantu menangani keadaan darurat dan bencana.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,2 dan M 7,5 melanda Venezuela pada 24 Juni lalu, diikuti oleh serangkaian gempa susulan yang lebih lemah. Negara bagian pesisir La Guaira termasuk di antara daerah yang paling parah terkena dampaknya.
Tim penyelamat dari Venezuela, yang didukung oleh petugas darurat dari beberapa negara lain, terus mencari korban selamat yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang runtuh.
Pihak berwenang mengatakan 190 bangunan telah hancur dan setidaknya 856 lainnya mengalami kerusakan parah, termasuk beberapa rumah sakit. Beberapa jembatan dan jalan masih tidak dapat dilalui sama sekali, sehingga mempersulit upaya bantuan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.