Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perkuat Ketahahan Pangan Nasional, PBNU Panen Beras Perdana dengan Teknologi Bionutrient

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Rabu, 08 Juli 2026 |16:09 WIB
Perkuat Ketahahan Pangan Nasional, PBNU Panen Beras Perdana dengan Teknologi Bionutrient
PBNU Panen Beras Perdana dengan Teknologi Bionutrient
A
A
A

JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerapkan inovasi pertanian berbasis bionutrient dalam program Agriculture Circular Economy Zone-Nahdlatul Ulama (ACEZ-NU) di lahan percontohan Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten

Hasilnya, produksi padi, meningkat dari 950 kilogram pada musim panen sebelumnya menjadi 1.965 kilogram pada panen kali ini.

Dengan luasan lahan yang sama, peningkatan tersebut mencapai sekitar 106,8 persen. Artinya, hasil panen meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan musim sebelumnya.

Direktur Eksekutif Lakpesdam PBNU Asrul Raman mengatakan, peningkatan produksi tersebut menjadi temuan penting dari penerapan teknologi pertanian pada lahan percontohan ACEZ-NU.

“Pada musim panen sebelumnya, hasil dari lahan ini sekitar 950 kilogram. Setelah penerapan teknologi dan penggunaan bionutrient, panen kali ini mencapai 1.965 kilogram. Jadi peningkatannya lebih dari dua kali lipat,” kata Asrul, Rabu (8/7/2026).

Menurut Asrul, capaian tersebut tidak semata-mata dilihat dari besarnya hasil produksi. ACEZ-NU disiapkan sebagai model pengembangan pertanian yang dapat dipelajari dan direplikasi oleh kelompok tani maupun jaringan jam'iyah Nahdlatul Ulama di berbagai daerah.

“Yang ingin dibangun bukan hanya peningkatan hasil panen. Ada pengetahuan yang tumbuh, ada teknologi yang dipelajari petani, ada ekosistem yang dibangun, dan pada akhirnya kita ingin memperkuat kemandirian petani,” ujarnya.

 

Demonstrasi penerapan teknologi pertanian tersebut dilakukan pada lahan seluas 8.400 meter persegi. Selain peningkatan hasil produksi, masa tanam hingga panen berlangsung kurang dari tiga bulan.

Penggunaan bionutrient juga diarahkan untuk membantu memperbaiki nutrisi tanah dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap berbagai kerentanan, termasuk serangan hama.

Panen perdana Beras NU ini menjadi tahap awal pengembangan ACEZ-NU sebagai model ekosistem pertanian sirkular.

“Dari lahan percontohan di Malingping, Kabupaten Lebak, model tersebut diharapkan dapat dikembangkan dan direplikasi di berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,”pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement