Dia menegaskan seluruh fasilitas pendidikan di Sekolah Rakyat diberikan secara cuma-cuma karena merupakan program prioritas pemerintah pusat yang digagas Presiden RI.
“Program ini gratis. Itu merupakan program Bapak Presiden sehingga masyarakat tidak dipungut biaya,” ucapnya.
Untuk mendukung percepatan pembangunan, Pemprov Kalteng telah mengusulkan lahan kepada pemerintah pusat. Namun, penetapan lokasi masih menunggu hasil verifikasi dan keputusan akhir dari pemerintah pusat.
“Lokasinya sudah kami usulkan. Sekarang masih menunggu proses dan keputusan dari pemerintah pusat. Yang jelas kami berharap program ini bisa segera berjalan,” kata Reza.
Saat ini, terdapat empat calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Tengah. Dua di antaranya telah menjalani peninjauan lapangan, yakni di Kabupaten Katingan dan Kota Palangka Raya.