KOLOMBIA - Presiden terpilih Kolombia Abelardo de la Espriella, mengatakan, akan membuka kedutaan besar di Yerusalem. Selain itu, bakal menarik pengaduan ke Mahkamah Internasional.
Abelardo de la Espriella berjanji untuk membuka kedutaan besar di Yerusalem sebagai bagian dari upaya untuk memulihkan "aliansi bersejarah" dengan Israel.
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa Kolombia akan “menarik intervensinya dalam kasus yang diajukan oleh Afrika Selatan terhadap Israel di hadapan Mahkamah Internasional," melansir Aljazeera, Jumat (17/7/2026).
Persoalan tersebut penting atas tuduhan Israel melakukan genosida dalam perangnya di Jalur Gaza. Adapun posisi De la Espriella, pemimpin sayap kanan dari partai Pembela Tanah Air, terhadap Israel sangat kontras dengan pendahulunya yang berhaluan kiri, Gustavo Petro, yang vokal dalam mengkritik Israel.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.