JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kiai Marsudi Syuhud digadang-gadang maju pada pemilihan calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35 NU yang akan dihelat di Jombang, Jawa Timur.
Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mesuji Lampung, Kiai Abdul Karim menilai, Kiai Marsudi Syuhud memiliki pengalaman dalam dunia ekonomi secara internasional.
“Kiai Marsudi Syuhud juga merupakan tokoh yang mampu merangkul semua pihak yang berselisih. Sosoknya sangat luwes, egaliter dan lekat dengan budaya pesantren,”ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Dikatakannya, dengan jargon Khodimul Ulama atau pelayan ulama, Kiai Marsudi Syuhud mendedikasikan waktu, tenaga dan pikirannya untuk menjaga NU sebagai warisan para ulama melalui PBNU, agar terus membarikan manfaat bagi bangsa dan negara.
Rois Syuriah PCNU Musi Rawas Utara Sumatera Selatan, Kiai Fadli berharap, NU mampu menjadi kereta besar yang membawa gerbong-gerbong perdamaian, merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang, serta menjadi teladan dalam membangun ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.
Sosok seperti Kiai Marsudi Syuhud, menurut penuturan Kiai Fadli cocok memimpin NU, karena Kiai Marsudi punya rutinan manakiban di kediamannya, di pesantren Darul Hikmah Kedoya.
"Inilah cara-cara orang NU melestarikan khas ke-NU-annya. KH Marsudi Syuhud adalah kader NU tulen," tegasnya.
Dalam sebuah kesempatan, Kiai Marsudi Syuhud menegaskan, NU memiliki tanggung jawab moral untuk terus menghadirkan Islam yang rahmatan lil ’alamin di tengah berbagai tantangan sosial, politik dan perkembangan global. Karena itu, semangat persatuan, moderasi dan dakwah yang menyejukkan harus tetap menjadi pijakan utama organisasi.
"Dengan kembali berpegang pada nilai-nilai dasar perjuangan para muassis, NU diyakini akan semakin kuat dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa," ujar Kiai Marsudi Syuhud.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.