Rasminto mengingatkan agar publik tidak terjebak pada generalisasi terhadap kondisi Papua. Menurutnya, dinamika keamanan memang masih terjadi di sejumlah wilayah, tetapi kondisi tersebut tidak dapat dijadikan ukuran untuk menggambarkan keseluruhan Papua.
"Papua bukan hanya tentang konflik. Banyak daerah yang tumbuh, masyarakatnya aktif bertani, berdagang, membangun pendidikan, dan mengembangkan usaha. Karena itu, kita harus melihat Papua secara utuh agar kebijakan yang disusun juga proporsional dan objektif," tegasnya.
Berdasarkan pengalaman melakukan penelitian lapangan di berbagai wilayah Papua, Rasminto menilai masyarakat memiliki daya tahan sosial yang kuat serta keinginan besar untuk maju.
"Ketika negara mampu menghadirkan akses pendidikan, layanan kesehatan, pendampingan usaha, infrastruktur, dan kepastian keamanan, masyarakat Papua mampu menjadi pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri", jelasnya.