Karena itu, Hary menilai partai politik harus mengambil peran dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi pengamat atas berbagai persoalan yang terjadi. Menurut Hary, salah satu kebutuhan utama masyarakat saat ini adalah tersedianya lapangan kerja, terutama di tengah perkembangan teknologi yang membuat banyak pekerjaan menjadi lebih efisien.
"Apa yang masyarakat butuhkan sekarang? Sudah jelas, dengan situasi sekarang, lapangan kerja misalnya. Apalagi dengan perubahan teknologi, banyak sekali efisiensi. AI yang tadinya perlu 10 orang belum pakai teknologi, sekarang tinggal dua orang, tiga orang," katanya.
Selain penciptaan lapangan kerja, Hary menekankan pentingnya pendidikan dan peningkatan produktivitas masyarakat. Ia menilai ekonomi Indonesia akan semakin kuat jika semakin banyak masyarakat yang produktif dan memiliki kemampuan menghasilkan nilai ekonomi.
"Partai Perindo yakin bagaimana mengangkat ekonomi Indonesia lebih baik lagi itu dengan cara mengangkat derajat produktivitas masyarakat ekonomi lemah. Semakin banyak yang terangkat ekonominya, mesin ekonomi Indonesia ini semakin besar," ujar Hary.
Ia kemudian mengajak seluruh kader Perindo untuk bergandengan tangan dengan pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat, terutama kelompok ekonomi lemah, melalui penciptaan lapangan kerja, pendidikan, dan pembinaan yang berkelanjutan.
"Marilah kita bersama-sama dengan pemerintah, bergandengan tangan, memfokuskan fokus kita membantu dalam bidang ekonomi yang tadi sudah saya sampaikan. Khususnya bagaimana membangun ekonomi di masyarakat golongan ekonomi lemah. Dengan cara ikut menciptakan lapangan kerja, ikut ambil bagian dalam memberikan pendidikan, dan kita bina sehingga mereka-mereka ini akan menjadi produktif," tuturnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.