Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebakaran di SDN Srengseng Sawah 04 Tak Timbulkan Kerusakan Serius, Pramono Pastikan KBM Berjalan Normal

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Kamis, 06 Agustus 2026 |18:30 WIB
Kebakaran di SDN Srengseng Sawah 04 Tak Timbulkan Kerusakan Serius, Pramono Pastikan KBM Berjalan Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
A
A
A

JAKARTA - Sebuah gudang penyimpanan buku di SDN Srengseng Sawah 04, Jakarta Selatan, terbakar pada Kamis (6/8/2026) siang. Beruntung, api dapat dengan cepat dipadamkan sehingga tidak menimbulkan korban maupun kerusakan yang parah.

"Untuk SD Negeri Srengseng Sawah 04 yang terjadi kebakaran kurang lebih jam 11.36 WIB, alhamdulillah cepat bisa dipadamkan dan tidak ada korban sama sekali," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Usai insiden kebakaran tersebut, Pramono langsung menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk mengecek langsung kondisi sekolah. Ia memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan normal.

"Setelah dicek, memang tidak ada hal yang serius. Sehingga besok proses belajar mengajar akan berjalan dengan normal," kata Pramono.

Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengatakan api berhasil dikendalikan petugas sehingga tidak menjalar ke ruang kelas.

Ia menyebut kebakaran pertama kali diketahui oleh Andi (48), penjaga gudang sekolah. Saat berada di area lapangan menjelang waktu istirahat siang, ia mencium bau asap hingga mencari sumber munculnya asap tersebut.

"Pak Andi melihat api sudah menyala di dalam gudang penyimpanan buku dan alat musik tradisional. Ia sempat berusaha memadamkan api menggunakan APAR, namun tidak berhasil, kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran," kata Asril dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).

Sebanyak 15 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani insiden tersebut. Armada yang diterjunkan terdiri atas delapan unit pompa dan tujuh unit pendukung dengan total 60 personel.

Proses pemadaman dimulai pukul 11.44 WIB. Petugas kemudian berhasil melokalisasi api pada pukul 11.50 WIB sehingga kebakaran tidak meluas ke bangunan sekolah lainnya.

Tahap pendinginan dilakukan mulai pukul 11.53 WIB dan seluruh operasi penanganan kebakaran selesai pada pukul 12.34 WIB.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement