Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sulit Menang Perang, Jenderal Senior AS Minta Pemerintah Trump Cari Jalan Damai Lawan Iran

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 09 Agustus 2026 |01:05 WIB
Sulit Menang Perang, Jenderal Senior AS Minta Pemerintah Trump Cari Jalan Damai Lawan Iran
Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat, Jenderal Dan Caine. (Foto: AFP)
A
A
A

Laporan itu menyebutkan bahwa para pejabat pemerintah kini tengah mencari hasil yang dapat digambarkan Trump sebagai kemenangan politik, sembari tetap membuka peluang bagi diplomasi, termasuk kemungkinan adanya kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Perang AS melawan Iran

Ketegangan regional meningkat pada 28 Februari ketika Israel dan AS melancarkan perang terkoordinasi terhadap Iran yang menyasar infrastruktur militer, nuklir, energi, dan sipil; serangan tersebut dengan cepat menewaskan Pemimpin Tertinggi yang telah lama menjabat, Ali Khamenei, serta sebagian besar petinggi lainnya dan ratusan warga sipil.

Namun, Iran segera membalas dengan mengambil kendali atas Selat Hormuz—jalur sempit yang sebelumnya menjadi lintasan bagi seperlima pasokan minyak dunia—serta menghujani negara-negara Teluk dengan rudal dan pesawat nirawak (drone).

Pada 18 Juni, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman melalui mediasi Pakistan dan Qatar, yang mengakhiri permusuhan aktif dan memulai negosiasi menuju kesepakatan akhir.

Pembicaraan tersebut kemudian menemui jalan buntu akibat perselisihan terkait keamanan maritim dan kebebasan navigasi di Selat Hormuz, sebuah jalur ekspor vital bagi minyak dan gas dari kawasan Teluk.

Seorang pejabat AS pada Jumat, (7/8/2026) melaporkan adanya kemajuan dalam hubungan antara Iran dan Oman yang dapat segera membuka kembali Selat Hormuz, sehingga berpotensi memulihkan ekspor minyak yang sempat terganggu akibat perang AS melawan Iran yang telah berlangsung selama lima bulan.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement