JAKARTA - Polda Metro Jaya memastikan terus mengusut kematian Sutrimo, eks Kepala Rumah Tangga (Karumga) Febrie Adriansyah. Polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap dokter Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah yang menangani Sutrimo pada pekan depan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan, pemeriksaan tersebut dilakukan lantaran dokter RS Muhammadiyah merupakan pihak pertama yang menangani Sutrimo saat tiba di rumah sakit.
"Minggu depan kita masih akan melakukan pemanggilan terhadap dokter rumah sakit Muhammadiyah yang menangani pertama pada saat pasien datang ke rumah sakit," kata Budi, Sabtu (8/8/2026).
Budi juga menyebut penyidik telah mempertimbangkan desakan masyarakat agar dilakukan ekshumasi terhadap jasad Sutrimo untuk kepentingan proses penyelidikan.
"Nanti kami akan menyampaikan secara bertahap terkait tentang laporan tersebut. Kita juga melihat beberapa update yang kita sampaikan," ujar Budi.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya tengah menyelidiki peristiwa meninggalnya Sutrimo pada Kamis (23/7/2026). Sutrimo disebut-sebut merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.
Budi Hermanto mengatakan penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara utuh penyebab meninggalnya Sutrimo.
"Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh," ujar Budi dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026).
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.