Sebagai organisasi profesi, PDHI Jabar V menilai dokter hewan memiliki peran strategis bukan hanya dalam pengobatan, tetapi juga edukasi, pengawasan, penyusunan standar, pendampingan kebijakan, dan advokasi kesejahteraan hewan.
“Dokter hewan tidak boleh hanya hadir ketika hewan sudah sakit atau menjadi korban. Kita harus ikut membangun sistem yang mencegah penderitaan sebelum terjadi. Di situlah peran profesi menjadi penting: menghadirkan ilmu, empati, dan solusi,” kata Mirjawal.
Ia menyampaikan bahwa penguatan kapasitas dokter hewan, kolaborasi ilmiah, dan edukasi masyarakat perlu berjalan bersamaan. Forum ilmiah, kegiatan pengabdian, edukasi komunitas, serta keterlibatan dokter hewan dalam ruang kebijakan menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
PDHI Jabar V mengajak seluruh pemangku kepentingan membangun langkah bersama yang terukur, melibatkan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, fakultas kedokteran hewan, organisasi profesi, komunitas, serta pelaku industri.
Kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada penguatan regulasi, pengembangan standar kesejahteraan, pembentukan kanal pelaporan, edukasi kepemilikan hewan yang bertanggung jawab, peningkatan kapasitas tenaga veteriner, serta pengawasan terhadap praktik yang berpotensi menimbulkan kekerasan dan penelantaran.
“Persoalan ini tidak bisa diselesaikan oleh dokter hewan sendiri, komunitas sendiri, atau pemerintah sendiri. Kita membutuhkan ekosistem perlindungan hewan yang saling terhubung, bekerja dengan standar yang sama, dan memiliki komitmen untuk bertindak,” ujarnya.
“Indeks ini bukan titik akhir. Ini adalah pengingat bahwa kita masih memiliki pekerjaan besar. Hewan tidak bisa memperjuangkan haknya sendiri. Karena itu, manusialah yang harus memastikan mereka dilindungi dengan pengetahuan, kepedulian, dan keberanian untuk bertindak,” tutup Mirjawal.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.