"Yang paling penting adalah kita harus tahu uangnya dipakai untuk apa dan kemampuan APBD untuk mengembalikannya seperti apa. Jangan sampai hari ini kita mendapatkan manfaat pembangunannya, tetapi pemerintah dan masyarakat di tahun-tahun berikutnya justru harus menanggung bebannya," bebernya.
Politikus Partai Golkar tersebut menegaskan bahwa obligasi merupakan alternatif untuk mempercepat pembangunan dan tentu berkaitan dengan utang.
"Jadi bagi saya, boleh berutang untuk membangun Jakarta, tetapi jangan berutang hanya untuk menutup kebutuhan anggaran,” tutupnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.