Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kemenkes: Kualitas Udara Pontianak Berbahaya Akibat Karhutla, 8 Wilayah Sangat Tidak Sehat

Niko Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 28 Agustus 2026 |23:05 WIB
Kemenkes: Kualitas Udara Pontianak Berbahaya Akibat Karhutla, 8 Wilayah Sangat Tidak Sehat
Ilustrasi.
A
A
A

Kondisi asap karhutla ini berpotensi mengancam kesehatan masyarakat, seperti memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), iritasi mata dan kulit, hingga meningkatkan risiko penyakit sistemik seperti jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.

Hal itu dikarenakan asap kebakaran hutan dan lahan mengandung partikel halus (PM 2.5), karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO₂), dan senyawa organik beracun yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita asam atau PPOK dan pekerja luar ruangan.

Guna mengantisipasi dampak tersebut, Kemenkes telah menguatkan langkah promotif dan preventif melalui edukasi pengurangan risiko krisis kesehatan, pemantauan penyakit akibat karhutla, surveilans kualitas udara dalam ruang, serta penerbitan Surat Kewaspadaan Karhutla bagi dinas kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah.

Di samping itu, Kemenkes menyiagakan Public Safety Center (PSC) 119 dan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK), menyiapkan 1.691 puskesmas sebagai pos pelayanan kesehatan, 360 RS rujukan, serta 87 Labkesmas untuk pengujian kualitas udara. Penanganan medis juga didukung pengerahan 18.457 dokter umum, 280 spesialis mata, 189 spesialis paru, 212 spesialis dermatologi dan venereologi (DVE), serta 238 spesialis THT.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement