JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap pelaku kerusuhan demonstrasi di depan DPR pada Kamis, 27 Agustus 2026. Polisi menyatakan sebagian besar pelaku terafiliasi atau memiliki paham anarko.
"Memang sebagian besar dari yang melakukan kerusuhan ini berdasarkan hasil pendalaman yang penyidik lakukan, terafiliasi atau memiliki paham dalam komunitas Anarko," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, Sabtu (29/8/2026).
Iman menuturkan, pelaku kerusuhan berbeda dengan kelompok yang sebelumnya menyampaikan aspirasi di depan Gerbang DPR. Adapun kelompok yang dimaksud adalah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Usai AMPB bubar dengan tertib, kata Iman, tiba-tiba ada sekelompok massa yang langsung melakukan penyerangan terhadap fasilitas umum tanpa membawa atau mengusung aspirasi apa pun.
"Jadi memang ini adalah murni tujuan untuk melakukan kerusuhan," ujar Iman.
Lebih lanjut, Iman juga menekankan bahwa penyidik tengah mendalami apakah para pelaku merupakan kelompok atau orang-orang lama yang teridentifikasi kerap melakukan kerusuhan atau memang jaringan baru.
Menurut Iman, identifikasi tersebut dilakukan melalui pemeriksaan terhadap 322 orang yang ditangkap polisi saat kerusuhan demo DPR.
"Jadi sedang kami padukan apakah ada yang berulang ataukah ini merupakan orang-orang atau kelompok-kelompok yang baru. Kami mohon waktu rekan-rekan sekalian karena kami tentunya fokus juga di dalam penyidikan untuk pemenuhan unsur-unsur sebagaimana yang kami terapkan," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.