JAKARTA -Mantan Gubernur Jakarta, Anies Rasyid Baswedan meminta agar kematian salah seorang warga Pejompongan sekaligus penjual cermin, Bambang Setiyawan diusut tuntas. Pria 60 tahun tersebut dikeroyok sejumlah pria usai demo ricuh DPR.
"Semalam saya takziah dan jumpa dengan keluarga almarhum Pak Bambang Setiyawan. Ceritanya amat mengenaskan,” ujar Anies dikutip dari Instagram pribadinya, Selasa (1/9/2026).
"Kita semua tahu ada jenazahnya, ada video rekaman peristiwanya. Nah, jangan sampai kita tidak melihat tindak lanjutnya,” sambung Anies.
Menurutnya, peristiwa kekerasan yang dialami Almarhum Bambang tersebut ada rekamannya, juga ada jenazah korban. Maka itu, kasus yang dialami korban harus diusut secara tuntas.
Pasalnya, kata dia, bila peristiwa tersebut didiamkan saja, kejadian serupa ke depannya bisa terus berulang kali terjadi. Dia berpesan negara tidak boleh kalah dengan pembunuh dan para perusak hukum.
"Jangan sampai tidak tuntas pengusutannya. Bila didiamkan, maka kejadian ini akan bisa berulang, berulang, dan berulang. Negara tidak boleh kalah dengan pembunuh dan negara tidak boleh kalah dengan para perusak hukum,"pungkasnya.
Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, polisi masih terus melakukan pendalaman atas meninggalnya Bambang Setiyawan saat terjadi kerusuhan demo perampasan aset beberapa waktu lalu.
Polisi saat ini sedang mengumpulkan fakta-fakta hukum yang ada di lapangan terkait kematian Bambang.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.