Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Aliansi Houthi dan Al-Shabaab Makin Kuat, Jalur Minyak Dunia Terancam

Awaludin , Jurnalis-Rabu, 02 September 2026 |21:30 WIB
Aliansi Houthi dan Al-Shabaab Makin Kuat, Jalur Minyak Dunia Terancam
Kelompok Houthi (foto: AP)
A
A
A

Mengincar Teluk Aden

Kerja sama Houthi dan al-Shabaab dinilai memiliki dampak yang jauh lebih luas karena posisi geografis Somalia dan Yaman yang mengapit Teluk Aden.

Sebelum perang Iran, sekitar 12% minyak yang diangkut melalui jalur laut dunia melewati kawasan tersebut. Dengan Selat Hormuz yang hampir tertutup akibat konflik, Teluk Aden berpotensi menjadi jalur penting bagi perdagangan energi dari Timur Tengah.

Namun, Houthi selama ini juga menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Arab Saudi menggunakan rudal dan drone di Laut Merah.

Komandan pasukan AS di Afrika, Jenderal Dagvin Anderson, memperingatkan bahwa kerja sama tersebut dapat memberikan al-Shabaab akses terhadap persenjataan dan pelatihan yang lebih canggih.

Di sisi lain, Houthi berpotensi memperluas jangkauan geografisnya dan memperoleh pijakan baru di dekat salah satu jalur perdagangan paling strategis di dunia.

“Ini bukan hanya persoalan regional. Dampaknya bersifat global,” kata Anderson.

Kekhawatiran semakin meningkat setelah Israel mengakui kemerdekaan Somaliland pada Desember. Wilayah tersebut berada di barat laut Somalia dan memiliki pelabuhan strategis Berbera yang menghadap Teluk Aden.

Houthi mencurigai Berbera dapat digunakan Israel sebagai basis pemantauan dan operasi terhadap kelompok tersebut.

Pada Juni, delegasi Houthi yang terdiri dari empat orang dilaporkan menyeberangi Teluk Aden dan masuk ke Somalia selatan untuk bertemu dengan pimpinan al-Shabaab di Jilib, wilayah yang menjadi pusat kekuasaan kelompok tersebut.

Dalam pertemuan itu, Houthi disebut berupaya mengoordinasikan langkah untuk menghadapi aktivitas Israel di Berbera. Sebagai imbalannya, Houthi menjanjikan senjata dan pelatihan yang lebih canggih kepada al-Shabaab.

 

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement