Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pascagempa Dahsyat, Warga NTT Diberi Pendampingan Psikososial

Arief Setyadi , Jurnalis-Sabtu, 03 Oktober 2026 |20:23 WIB
Pascagempa Dahsyat, Warga NTT Diberi Pendampingan Psikososial
Korban gempa NTT dapat pendampingan psikososial (Foto: Ist)
A
A
A

NAGEKEO — Warga Desa Waekokak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berjuang menata hidup pascagempa dahsyat M7,7. Meski, trauma masih dirasakan warga kendati sudah tujuh pekan berlalu setelah gempa mengguncang kawasan tersebut.

Getaran susulan yang kembali dirasakan sewaktu-waktu membuat sebagian warga belum sepenuhnya lepas dari rasa takut dan trauma. Karena itu, proses pemulihan tidak hanya menyangkut perbaikan rumah maupun fasilitas umum, tetapi juga pemulihan kondisi psikologis masyarakat.

Gempa M7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 membawa dampak yang kompleks. Hingga pertengahan September, pemerintah daerah mencatat sekitar 14.000–15.000 gempa susulan, termasuk 185 kejadian yang dirasakan masyarakat. 

Setelah masa tanggap darurat yang dimulai 15 Agustus berakhir pada 27 September 2026, Nagekeo memasuki tahap transisi darurat menuju pemulihan.

Pemerintah bersama Ikatan Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (Iluni FKM UI) dan Priority serta Komunitas Sobat Sehat turun langsung memberi pendampingan kepada para penyintas. Kegiatan ini memadukan bantuan kebutuhan dasar dengan layanan pendampingan psikososial untuk warga dewasa dan anak-anak.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement