Dalam sebuah pernyataan di X, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar mengutuk kekerasan yang dilakukan oleh “perusuh Israel” dan menyatakan bahwa penyelidikan telah dimulai. Ia menambahkan bahwa kunjungan para diplomat tersebut tidak dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
“Koordinasi semacam itu dapat membantu menjamin keamanan para pengunjung,” ujarnya.
Permukiman Israel di Tepi Barat adalah ilegal menurut hukum internasional. PBB telah memperingatkan bahwa perluasan permukiman merusak prospek pembentukan negara Palestina.
Pada bulan Juli, kantor hak asasi manusia PBB melaporkan bahwa serangan oleh pemukim terhadap warga Palestina telah mencapai “tingkat tertinggi sepanjang masa” sejak pecahnya perang Israel-Hamas pada tahun 2023.
Serangan terhadap konvoi diplomatik tersebut terjadi sehari setelah para pemukim memukuli dan merampok fotografer The Washington Post, Heidi Levine, di dekat desa Palestina, Abu Falah.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.