Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Houthi Serang Kamp Militer Yaman, 53 Orang Tewas dan 200 Luka-Luka

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 20 Oktober 2026 |18:05 WIB
Houthi Serang Kamp Militer Yaman, 53 Orang Tewas dan 200 Luka-Luka
Ilustrasi.
A
A
A

SANAA - Serangan rudal kelompok Houthi terhadap kamp militer Al-Alam di Yaman selatan telah menewaskan setidaknya 53 orang, menurut pihak berwenang setempat. Kelompok Houthi meluncurkan tiga rudal balistik pada Senin (19/10/2026) ke kamp yang terletak di Provinsi Shabwa saat berlangsungnya kegiatan pelatihan, ujar seorang juru bicara pasukan pemerintah Yaman.

Para pejabat dari pemerintah yang diakui secara internasional serta sumber-sumber medis awalnya menyatakan bahwa setidaknya 18 orang tewas dan lebih dari 30 orang terluka ketika serangan menghantam fasilitas tempat para rekrutan keamanan baru sedang menjalani pelatihan.

Angka tersebut meningkat drastis pada Senin, ketika otoritas lokal di Shabwa melaporkan bahwa 53 orang tewas dan 200 orang terluka, menurut laporan kantor-kantor berita.

‘Ancaman bermusuhan’

Serangan ini terjadi di tengah pertempuran yang terus berkecamuk di seluruh Yaman. Perang saudara antara pemerintah yang didukung Arab Saudi dan kelompok Houthi sempat mereda setelah gencatan senjata pada tahun 2022, namun dampak regional dari perang AS-Israel tahun ini terhadap Iran telah memicu kembali permusuhan.

Pertempuran meningkat dengan cepat ketika kelompok Houthi, yang juga dikenal sebagai Ansar Allah, merebut wilayah strategis dari pasukan yang setia kepada pemerintah di sepanjang pesisir Laut Merah bulan lalu.

Pasukan pemerintah, dengan dukungan Arab Saudi, merespons melalui serangan balik dan meluncurkan operasi "Fajar Yaman" (Dawn of Yemen), yang bertujuan untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Houthi, termasuk ibu kota Sanaa—kota yang direbut oleh kelompok yang berafiliasi dengan Iran tersebut pada tahun 2014.

Sementara itu, kelompok Houthi telah meningkatkan serangan terhadap Arab Saudi, termasuk menyasar bandara internasional di Riyadh serta perusahaan minyak negara, Aramco.

Pada Senin, otoritas Arab Saudi mengirimkan peringatan kepada penduduk ibu kota Riyadh mengenai “ancaman udara yang bersifat memusuhi”.

 

Rekrutan baru

Rashad al-Alimi, Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman, mengatakan bahwa mereka yang tewas di Shabwa adalah rekrutan baru dan menjanjikan “tanggapan yang tegas”.

“Menargetkan para rekrutan mencerminkan pendekatan milisi Houthi yang menggunakan serangan teroris saat berada di bawah tekanan,” ujarnya.

Sebelumnya, pasukan pemerintah Yaman menyatakan telah menyasar kelompok, kendaraan, dan persenjataan Houthi di Al-Aqroudh, Al-Shaqab, dan Al-Sarari, di sebelah selatan Taiz—wilayah yang saat ini tengah mengalami kelangkaan bahan bakar dan lonjakan harga.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement