Sebagian besar wilayah Taiwan bagian utara dan tengah, termasuk Taipei, kembali menutup kantor dan sekolah pada Sabtu untuk hari kedua. Taiwan umumnya memiliki kesiapan dalam menghadapi topan sehingga jumlah korban jiwa cenderung rendah. Meski lebih sering terjadi pada musim panas, badai juga dapat melanda wilayah tersebut pada musim gugur.
Bahkan, Kementerian Manajemen Darurat Tiongkok mengirimkan tim ke Provinsi Zhejiang di wilayah timur menjelang kedatangan Topan Champi. Pihak kementerian memperingatkan potensi angin kencang dan hujan lebat hingga Minggu.
Kementerian tersebut menyatakan telah menyiapkan 400 petugas penyelamat dan 600 peralatan, sementara lebih dari 41.000 petugas pemadam kebakaran disiagakan untuk menghadapi keadaan darurat.
Di Taizhou, sebuah kota pesisir di Provinsi Zhejiang, lebih dari 3.800 kapal nelayan telah kembali ke pelabuhan. Para pekerja tambak ikan lepas pantai juga dievakuasi ke daratan, sedangkan 2.084 pengunjung pulau dievakuasi, menurut laporan media pemerintah.
Pihak berwenang juga menghentikan 25 proyek konstruksi lepas pantai dan menangguhkan 18 rute feri penumpang.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.