Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ribuan Demonstran Kembali Gelar Protes di Seluruh Prancis, Kerusuhan Pecah di Sejumlah Kota

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 25 Oktober 2026 |15:20 WIB
Ribuan Demonstran Kembali Gelar Protes di Seluruh Prancis, Kerusuhan Pecah di Sejumlah Kota
Puluhan ribu personel keamanan dikerahkan ke jalan-jalan di Prancis menyusul laporan mengenai penjarahan yang meluas. (Foto: Reuters)
A
A
A

Jam malam bagi anak di bawah umur yang tidak didampingi orang dewasa—yang diberlakukan di wilayah tertentu di Lille, Denain, Douai, dan Wattignies—diperpanjang hingga Senin pagi, serta diperluas ke sebagian wilayah Marly dan Valenciennes.

Berdasarkan perintah prefektur yang diterbitkan pada hari Jumat (23/10/2026), aturan ini berlaku mulai pukul 18.00 GMT hingga 04.00 GMT, sejak Jumat malam hingga Senin pagi.

Di Nice, pihak prefektur Alpes-Maritimes menyatakan bahwa 40 orang telah ditangkap hingga pukul 14.30 GMT.

Di Paris, pihak prefektur kepolisian memperkirakan 110.000 orang mengikuti demonstrasi, jumlah yang sama dengan angka yang dilaporkan pada minggu sebelumnya. Polisi kemudian menggunakan meriam air terhadap para pengunjuk rasa di ibu kota. Beberapa orang juga merusak jendela sebuah diler mobil di Cours de Vincennes.

Pihak berwenang melaporkan bahwa lebih dari 3.000 pemeriksaan telah dilakukan di Paris dan 65 orang telah ditangkap. Data jumlah peserta dari pihak serikat pekerja untuk demonstrasi di Paris dan Lille belum tersedia.

Di Marseille, ketegangan meningkat saat terjadi konfrontasi antara polisi dan pengunjuk rasa, di mana petugas menggunakan gas air mata. Menurut media setempat, petugas pemadam kebakaran juga memadamkan api di dekat lokasi unjuk rasa.

Polisi menggunakan gas air mata saat massa bergerak menuju Place de la République di Rennes, sementara pihak prefektur wilayah Rhône memperkirakan 10.000 orang telah berkumpul di Lyon.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement