Dewi juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan dugaan penimbunan, pengangkutan, maupun penjualan BBM bersubsidi yang tidak sesuai ketentuan kepada kepolisian. Menurutnya, informasi dari masyarakat dapat membantu aparat mengidentifikasi praktik penyalahgunaan BBM.
"Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Namun, laporan harus berdasarkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan agar membantu aparat mengungkap titik-titik penyalahgunaan BBM," katanya.
Ia menegaskan bahwa BBM bersubsidi merupakan kebutuhan penting masyarakat sekaligus penunjang aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, pengawasan distribusi dan penindakan terhadap pelaku harus dilakukan secara menyeluruh agar subsidi tidak disalahgunakan untuk mencari keuntungan pribadi.
"Jangan sampai hari ini pelakunya ditangkap, tetapi besok muncul pelaku baru dengan modus yang sama. Persoalan ini harus diselesaikan tuntas, bukan sekadar penindakan sesaat," ujarnya.
Dewi berharap pengusutan tuntas kasus tersebut dapat memberikan efek jera sekaligus memastikan BBM bersubsidi diterima masyarakat dan pelaku usaha yang berhak, khususnya mereka yang bergantung pada pasokan solar.
"Yang paling penting, masyarakat jangan terus dirugikan. BBM subsidi harus tepat sasaran dan tidak boleh dikuasai pihak-pihak yang mencari keuntungan dengan melanggar hukum," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.