JAKARTA - Sedikitnya 19 orang tewas dalam serangan militer Venezuela yang menargetkan kamp kelompok pemberontak Kolombia, Tentara Pembebasan Nasional (ELN), di negara bagian Apure, wilayah perbatasan Venezuela dan Kolombia.
Dilansir dari trtworld, Senin (2/11/2026). Informasi mengenai jumlah korban jiwa tersebut disampaikan sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan sumber-sumber yang mengetahui operasi militer tersebut.
Juan Francisco Garcia, koordinator LSM hak asasi manusia FundaRedes, mengatakan bahwa serangan udara yang dilancarkan pada Jumat menimbulkan banyak korban jiwa. Operasi tersebut menyasar kamp pemberontak ELN di negara bagian Apure.
Garcia menyebut sembilan jenazah telah tiba di San Fernando, ibu kota negara bagian Apure. Sementara itu, 10 jenazah lainnya dilaporkan menyusul dibawa ke lokasi tersebut.
"Sembilan jenazah tiba di San Fernando," kata Garcia. Dia juga menyebut "10 jenazah lainnya" dipindahkan kemudian.