TULUNGAGUNG - Seorang pria berinisial SA (36) nyaris menjadi tentara bayaran di Rusia, setelah tergiur tawaran gaji Rp40 juta per bulan dan uang kontrak sebesar Rp400 juta.
Warga asal Kalimantan yang berdomisili di Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, itu akhirnya membatalkan keberangkatannya setelah uang kontrak yang dijanjikan tidak kunjung dibayarkan.
SA sebelumnya menemukan iklan perekrutan tentara bayaran Rusia melalui media sosial. Tergiur dengan iming-iming penghasilan besar, ia kemudian mengikuti proses perekrutan yang difasilitasi seorang agen.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung, Muhamad Ardian Candra mengatakan, dalam prosesnya, SA diminta mengurus paspor dan visa. Bahkan, untuk memuluskan keberangkatan, ia diarahkan mengaku sebagai wisatawan dengan tujuan Turki.
"Rencananya, setelah tiba di Turki, SA akan diberangkatkan menuju Rusia untuk bergabung sebagai tentara bayaran," kata Ardian, Sabtu (7/11/2026).