Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Suciwati: HAM di Indonesia Nilainya Jeblok

Suciwati: HAM di Indonesia Nilainya <i>Jeblok</i>
A
A
A

JAKARTA - Janda aktivis HAM Munir, Suciwati menilai Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia masih jeblok. Indonesia peringkat pertama terburuk dalam penegakan HAM.

"Kalau bagi kami para korban, kasus pelanggaran HAM di Indonesia justru semakin lebih buruk bahkan terburuk nomor 1 jika diberi peringkat," ujar Suciwati yang dihubungi okezone di Jakarta, Senin (10/12/2007).

Peringkat buruk itu pantas diberikan karena menurutnya banyak kasus pelanggaran HAM di Indonesia yang hingga saat ini para pelakunya tidak dijerat hukum sama sekali. Dalam beberapa kasus menurut pengamatan Suci justru pelaku pelanggaran tersebut malah menduduki jabatan penting di negeri ini.

"Seperti pelaku pembunuhan di Tanjung Priok justru pelakunya malah jadi pangdam di jawa Barat. Yang banyak tertangkap dalam kasus pelanggaran HAM justru hanya para pelaku lapangannya saja yang dihukum," tambah Suci.

Ia juga mencontohkan bahwa banyak sekali kasus lain yang tak tuntas diberantas. Seperti halnya kasus Trisakti yang hingga saat ini belum ada satupun pelakunya diangkat ke pengadilan bahkan kasus yang menimpa suaminya sendiripun belum ada kejelasan.

"Belum lagi dalam kasus lumpur lapindo, berapa banyak warga yang tidak dipenuhi hak-haknya. Ini menunjukkan bahwa tidak ada kepekaan dari pemerintah untuk menangani masalah HAM di Indonesia," ujarnya geram.

Suci berharap para pelaku pelanggaran HAM di Indonesia segera di seret ke pengadilan dan dijerat hukum tanpa harus pandang bulu.

"Pelakunya saya harap segera di seret ke pengadilan dan dihukum tanpa harus pilih-pilih apakah dia pejabat atau bukan," tegasnya.

(Syukri Rahmatullah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement