Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Penyegelan Tempat Ibadah Ahmadiyah

Setara Institute Tuding Ada Kepentingan Politik

Kemas Irawan Nurrachman , Jurnalis-Kamis, 20 Desember 2007 |09:07 WIB
Setara Institute Tuding Ada Kepentingan Politik
A
A
A

JAKARTA - Setara Institute menduga penyegelan dan pengrusakan tempat ibadah Jamaah Ahmadiyah di Desa Manis Lor, Kuningan, Jawa Barat memilki motif politik.

"Ada pihak yang terus menerus mendorong permusuhan kepada Jamaah Ahmadiyah dan jemaah lainnya untuk kepentingan politik," kata Ketua Setara Institute Hendardi seperti rilis yang diterima okezone, Kamis (20/12/2007).

Dia menjelaskan, terjadinya tindakan kekerasan yang berulang dan meluas terhadap Jamaah Ahmadiyah merupakan kegagalan kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf kalla dalam memimpin negeri.

"Negara lebih memilih tunduk pada penghakiman massa dibandingkan bekerja dan bertindak di atas konstitusi," paparnya.

Sehingga, lanjut Hendardi, Setara Institute mendesak pemerintah melakukan enam tindakan yakni memenuhi kewajiban dalam mempromosikan, melindungi, dan memenuhi hak kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Ke dua, mencabut berbagai peraturan perundang-undangan yang masih membatasi kebebasan beragama dan berkeyakinan. Ke tiga, memberikan rehabilitasi, restitusi, dan kompenasi kepada korban-korban pelanggaran kebebasan beragama.

Ke empat, meminta pemerintah membubarkan Badan Koordinasi Pengawasan Agama dan Kepercayaan (Bakor Pakem). Ke lima, meninjau dan mencabut kebijakan pengakuan tentang enam agama resmi yang diaku negara.

"Kemudian mengakui dan melindungi setiap agama dan nkeyakinan yang tumbuh dan berkembang di Indonesia," paparnya. Ke enam, tidak tunduk dan patuh pada penghakiman massa dan organisasi keagamaan koorporatis organisasi.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement