GUNUNGKIDUL - Kematian Heni (18), warga Gunungkidul dengan cara gantung diri Senin (31/12) lalu, dicurigai sebagai korban pembunuhan. Selain meminta keterangan lima saksi, polisi sudah mengirimkan mayat korban ke RS Sardjito untuk diotopsi.
Â
"Penyebab korban nekat mengakhiri hidup secara pasti memang belum diketahui," ungkap Kanit Opsnal Reskrim Polres Gunungkidul Iptu Rachmadewanto di lokasi kejadian, Desa Ngoro-oro, Patuk, Gunungkidul, Selasa (1/1/2008) kemarin.
Berdasarkan informasi yang didapat Rachmadewanto, korban ditemukan keluarganya telah menjadi mayat dengan cara gantung diri di dalam rumahnya. Dia memaparkan, dari lima orang saksi yang dimintai keterangan di antaranya menyatakan sebelum korban mengakhiri hidup, terlibat dalam pertengkaran dengan suaminya.
Bahkan, sesaat sebelum korban ditemukan tewas, suami korban sempat mengatakan kepada tetangganya jika istrinya tiba-tiba pergi dari rumah. Tak lama setelah itu, keluarga korban mendapati Heni tewas gantung diri.
Atas kejadian tersebut warga langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Gunungkidul. "Dari pemeriksaan tim medis dan petugas kepolisian, ditemukan beberapa keganjilan atas kematian korban. Karena kecurigaan itulah polisi mengirim mayat korban ke RS Sardjito untuk dilakukan otopsi," katanya.
Â
Sementara, Kapolres Gunungkidul AKBP S Joko Lelono mengatakan, jika hasil otopsi ternyata ada kecurigaan mengarah terjadinya pelanggaran hukum, maka akan diusut secara tuntas. Namun, jika tak ditemukan tentu penyelidikan kasus ini secara otomatis akan dihentikan karena dugaan terjadi pembunuhan tidak cukup bukti
Â
"Jadi, langkah kepolisian untuk membawa mayat itu ke RS Sardjito untuk diotopsi adalah tindakan tepat," jelasnya.
(Ismoko Widjaja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.