BANDUNG - Ratusan orang yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor KPU Jawa Barat (Jabar) mendeklarasikan pasangan Agum Gumelar dan Nu'man Abdul Hakim sebagai gubernur dan wakil gubenur Jabar.
Deklarasi ini dilakukan petinggi sejumlah organisasi massa seperti Ketua Angkatan Muda Ka'bah Nurul M Angga Laksan, Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) M Fauzan, Ketua Plh Forum Peduli Lingkungan Hidup Theo Setyowekti, dan Komite Peduli Jabar Lilik Muslihat.
"Kita deklarsikan Agum Gumelar dan Nu'man Abdul Hakim sebagai gubernur dan wakil gubernur berdasarkan hancurnya kinerja KPU Jabar. Karena kinerja KPU telah cacat hukum dan keluar dari koridor demokrasi," kata Ketua Angkatan Muda Ka'bah Nurul M Angga Laksan dalam deklarasinya, Jalan Laswi, Jakarta, Selasa (22/4/2008).
Bahkan, lanjutnya, pihaknya siap mempertahankan status gubernur dan wakil gubernur hingga titik darah penghabisan.
"Karena itu kami di sini untuk mempertahankan sampai kapan pun, bahwa Aman adalah pasangan yang memimpin Jabar secara de-fakto. Dan kami siapa mengantarkan Aman ke gedung sate sampai titik darah penghabisan," tandasya.
Dalam deklarasinya, massa juga tidak mengakui Ahmad Heryawan-Dede Yusuf (Hade) sebagai pasangan pemenang Pilgub Jabar.
Seusai mendeklarasikan pasangan Aman, massa menyayikan lagu Indonesia raya dengan tangan kanan mengepal ke atas. Sehabis menyayikan lagu, massa membubarkan diri dengan tertib.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari