JAKARTA - Malang nian nasib ketiga kakak beradik yang berniat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Impian tak dapat terwujud, ditambah lagi uang sebesar Rp225 juta pun melayang dibawa lari seseorang yang tak bertanggung jawab.
Adalah Iwan Setiawan, Chandra, dan Danang, tiga bersaudara yang ditipu oleh seorang pria yang mengaku rektor di salah satu universitas negeri. Dia adalah Agung Triwibowo.
Menurut cerita Iwan saat dihubungi okezone, Selasa (3/2/2009), penipuan bermula pada 2004 Agung menemui orangtua Iwan dan menjanjikan dapat memasukkan anaknya menjadi PNS di Departemen Perdagangan Dalam Negeri (Depdagri).
"Saat itu ayah saya percaya dan mendaftarkan adik saya, Chandra dan Danang dengan membayar masing-masing membayar Rp75 juta. Lalu pada 2006, dia kembali datang dengan memberi alasan Chandra dan Danang belum bisa masuk karena masih kurang satu orang lagi, lalu saya disuruh ayah saya," jelas Iwan.
Usai membayar Rp75 juta lagi untuk Iwan, hingga Desember 2008 tidak ada panggilan sama sekali. Saat orangtua Iwan mencoba konfirmasi kepada Agung dan tidak lama kemudian datanglah surat dan tertulis Badan Kepegawaian Nasional.
"Isi surat itu, kita bertiga diterima sebagai pegawai negeri tapi bukan sekarang. Namun isi lengkapnya saya lupa, surat itu sudah diserahkan pada polisi sebagai barang bukti," tuturnya.
Malang tak dapat disangkal, saat surat itu diperiksa lebih rinci oleh ayah Iwan yang juga merupakan PNS, ternyata diketahui surat itu palsu.
Akhirnya pada 1 Februari kemarin, mereka melaporkan Agung ke Polda Metro Jaya. Namun Agung hingga kini tidak bisa dihubungi dan ditemukan.
Sementara itu, Iwan mengaku saat dirinya melapor ke polisi, dia bertemu seorang pria bernama Kisno yang juga ditipu oleh Agung. "Malah dia bilang ada delapan temannya yang ditipu Agung," pungkasnya.
(Lusi Catur Mahgriefie)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.