Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bantuan Korban Puting Beliung di Ternate Kedaluarsa

Rival Fahmi , Jurnalis-Senin, 16 Maret 2009 |00:28 WIB
Bantuan Korban Puting Beliung di Ternate Kedaluarsa
A
A
A

TERNATE - Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin inilah peribahasa yang sesuai dengan apa yang dialami para korban bencana angin puting beliung di Ternate, Maluku Utara, beberapa hari lalu itu.

Bagaimana tidak, saat mereka tengah mengalami kesusahan akibat rusaknya rumah-rumah mereka karena tersapu angin, mereka harus menerima penderitaan baru akibat keteledoran petugas dinas sosial.

Pasalnya, sebagian bantuan bahan makanan berupa mie instan, susu, biskuit, dan jenis makanan lainnya yang mereka terima dari pemerintah daerah, justru sudah dalam kondisi tidak layak dimakan alias kedaluarsa.

Akibatnya, satu orang warga korban puting beliung harus dilarikan ke RS Dharma Ibu karena menderita keracunan setelah mengkonsumsi makanan kedaluarsa tersebut.

Awalnya, mereka tak tahu jika makanan tersebut sudah tak layak lagi karena merupakan bantuan dari Pemda. Tapi, setelah diperiksa kembali, ternyata sumber keracunan yang yang diderita pasien tersebut berasal dari makanan yang dikonsumsinya yang sudah melewati tanggal batas kelayakan.

Tak pelak, kondisi ini membuat dua Pemda yang sama-sama menanganinya saling melempar tudingan. Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Pemkot Ternate yang mendistribusi bantuan yang diserahkan Pemprov Malut mengganggap dinas sosial teledor dan sengaja untuk memberi bahan makanan kadaluarsa.

"Saya kecewa dengan sikap Dinas Sosial Malut yang telah memberi bantuan makanan tersebut. Mestinya jangan dong," kata Wali Kota Ternate, Syamsir Andili, Minggu (15/3/2009).

Sementara itu, kepala Dinas Sosial Malut, Asril Ahmad tak kalah tegasnya. Menurutnya, keteledoran justru ada pada pihak Pemkot Ternate. "Bahan makanan yang diambil dari toko kan leh mereka (Dinas Nakersos Ternate)  Mestinya dicek dulu apa masih layak atau tidak," tutur mantan Kepala Biro Humas kantor Gubernur itu.

Dari penelusuran okezone, pascabencana yang terjadi pada Kamis 12 Maret tersebut, Wali Kota Ternate telah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Sosial, Budiman Arfa untuk menyalurkan bahan makanan pada para korban.

Sayang, bukan memberi bantuan dari pihaknya, Dinas Nakersos Ternate malah mendistribusi bantuan dari Dinsos Malut yang sudah pernah diberikan sebelumnya.

(Lusi Catur Mahgriefie)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement