BANYUMAS - Hadi Purwantoro (56), warga Kelurahan Arcawinangun, Purwokerto Wetan, Jawa Tengah, tiba-tiba pingsan saat mengantre mengambil dana bantuan langsung tunai (BLT) di Kantor Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas.
Aparat yang berjaga di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan kepada Hadi. Namun karena kondisinya yang cukup lemah, akhirnya Hadi terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Sebelumnya, seorang nenek bernama Natem (69), warga Kelurahan Arcawinangun juga pingsan. Kedua manula tersebut diduga pingsan karena tidak kuat menahan panas saat mengantre BLT. Â Mereka terlalu lama mengantre karena sistem pembagian BLT sudah berubah.
Sementara itu, karena tak sabar, antrean warga sepanjang 20 meter akhirnya bubar dan mereka berebut masuk ke ruang pendopo kecamatan. Petugas pun terpaksa mendorong warga yang memaksa masuk. Menurut Kapolsek Purwokerto Selatan AKP Isfa Indarto, perubahan sistem pembagian BLTÂ yang lebih rumit ini membuat para penerima BLT harus lama mengantre.
"Adanya perubahan pembagian BLT yang lebih rumit menjadikan antrean terlalu lama sehingga dua warga pingsan," ujarnya, Sabtu (18/4/2009).
Warga juga sempat mengeluhkan sistem pembagian yang dikelola PT Â Pos Purwokerto karena dinilai lebih lamban dibanding sistem pembagian sebelumnya. Akibatnya, ratusan warga terpaksa mengantre hingga enam jam untuk memperoleh dana BLTÂ sebesar Rp200 ribu. Â Mereka mengantre dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
"Kali ini lebih lama mengantre dibanding pembagian BLT sebelumnya," keluh Muheri (55), warga Kelurahan Arcawinangun.
Hingga sore ini, pemerintah setempat membagikan dana BLTÂ kepada 3.058 warga di enam kelurahan. Kelurahan yang menerima dana BLT yaitu Kelurahan Mersi, Kelurahan Purwokerto Wetan, Kelurahan Kranji, Kelurahan Arcawinangun, Kelurahan Purwokerto Lor, dan Kelurahan Sokanegara.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.