NGANJUK - Jalan raya kembali memakan korban. Dalam sehari, lima orang pengendara lalu lintas di wilayah Sukomoro dan Bagor, Kabupaten Nganjuk, tewas. Sebuah bus Mira dengan nomror polisi L 7102 US yang melaju  kencang di Jalan Raya Kertosono-Nganjuk menabrak tiga orang yang sedang mengendarai sepeda motor Honda Revo AE 3670 RD.
Sopir bus bernama Nurkodirin hilang kendali setelah menyalip truk tronton yang belum dikenali identitasnya. Bus yang melaju dari arah timur menuju barat itu langsung melabrak sepeda motor yang dikemudikan Hariyanto (36). warga Kranggan, Mojokerto.
Tabrakan hebat itu mengakibatkan tubuh Hariyanto, Toha (69), dan Ilham Saniaji Kurniawan (8) terpental dan membentur aspal. Tiga orang yang masih satu keluarga itu langsung tewas seketika di lokasi kejadian dengan luka parah. Selain mengalami pendarahan pada bagian kepala, beberapa tulang di tubuh ketiganya patah.
Tidak berlangsung lama, sebuah truk gandeng dengan nopol AG 8040 UA yang melaju di Jalan Raya Bagor menyenggol motor Honda Mega Pro AG 6340 WA  yang dikemudikan pasangan suami istri M Sakur (28) dan Sukarti (26) warga Desa Milir, Berbek, Kabupaten Kediri.
Sukarti yang hendak bekerja di salah satu pabrik rokok itu tewas setelah kepalanya membentur aspal. Sedangkan M Sakur selamat dengan mengalami luka ringan. Sekitar tiga jam kemudian, kecelakaan kembali terjadi di jalur tersebut.
Kali ini, sebuah sepeda motor Suzuki Bravo AG 2624 VC yang dikendarai Sutrisno (16) dan Warsinem (46) warga Desa Nglundo, Sukomoro, bersenggolan dengan motor pengguna kendaraan lain. Motor Sutrisno oleng dan dari arah berlawanan meluncur kencang mobil Isuzu Panther AG 107 VC. Kecelakaan hebat pun tak terhindarkan. Warsinem tewas seketika sedangkan Sutrisno masih dalam perawatan.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.