SEMARANG - Kabar yang menyatakan bahwa flu babi mulai kebal terhadap Tamiflu tak membuat Dinas Kesehatan Jawa Tengah meninggalkan obat tersebut. Dinas Kesehatan Jawa Tengah masih berharap agar flu babi tidak masuk provinsi ini dengan ketersediaan masker dan Tamiflu yang di setiap kabupaten/kota tersedia 5.000.
"Belum ada laporan yang masuk ke pihak kami bahwa flu babi sudah kebal terhadap Tamiflu. Jadi Tamiflu yang sekarang diproduksi kami anggap masih efektif mengobati pasien flu babi," jelas dr. Hartanto, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah siang ini di DPRD Provinsi Jateng, Jumat (10/7/2009).
Hingga saat ini belum ada laporan yang menyatakan ada pasien yang mengidap virus H1N1 di Jawa Tengah. Namun demikian Hartanto mengakui ada seorang TKW asal Kabupaten Blora yang sempat dicurigai mengidap virus H1N1.
"Di Blora ada TKW yang datang dari Arab Saudi lewat Singapura. Ketika tiba di Indonesia badannya panas. Darahnya lalu diperiksa dan dikirim ke Depkes tapi hasilnya negatif," paparnya.
Pihaknya sampai saat ini terus memperketat upaya agar virus itu tak masuk Jawa Tengah melalui pengamanan di bandara dan pelabuhan. Dia juga menyatakan bahwa sekiranya ada pasien flu babi maka rumah sakit yang ditunjuk telah siap merawat.(hri)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan