Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Car Free Day di Ibu Kota Bakal Ditambah

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Sabtu, 21 November 2009 |20:02 WIB
<i>Car Free Day</i> di Ibu Kota Bakal Ditambah
Warga Ibu Kota tengah berolahraga di kawasan Thamrin saat pelaksanaan Car Free Day
A
A
A

DEPOK - Bertambahnya tingkat polusi di Ibu Kota membuat jajaran Kementrian Lingkungan Hidup prihatin. Untuk itu, program Car Free Day akan diperpanjang selama sepekan hingga satu bulan penuh guna mengurangi emisi.

Menteri Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta mengatakan, program three in one yang selama ini berjalan tidak mampu mengatasi kemacetan di Jakarta. "Jumlah mobilnya tetap, bahkan bertambah, pendatang baru juga semakin banyak," ujarnya kepada wartawan usai acara penanaman pohon di Hutan Kota Universitas Indonesia, Sabtu (21/11/09).

Selain itu, kata Gusti, jumlah penduduk di Jakarta juga semakin membludak dan tanda- tanda pemanasan global sudah mulai terlihat. "Air banyak tersedot, tanah amblas berapa centimeter setiap tahun, bahkan data Negara Inggris lebih ngeri lagi, kenaikan permukaan laut sekarang 80 centimeter, lalu suhu juga meningkat 4 persen. Hati-hati nanti 30 juta penduduk terkena banjir rob," jelasnya.

Salah satu cara mengurangi pemanasan global, kata Gusti, adalah dengan mengurangi emisi karbon dari jumlah kendaraan bermotor. Ke depan, lanjut Gusti, Jakarta harus memperbanyak transportasi massal dan mengurangi kendaraan pribadi," katanya.

"Misalnya bisa dimulai di kampus-kampus. Tidak boleh masuk kendaraan, sediakan saja sepeda untuk mengurangi polusi. Memperbanyak transportasi massal, seperti kereta api, kendaraan pribadi dikurangi," imbuhnya.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement