JAKARTA - Bangsa Indonesia selalu dirundung oleh musibah secara beruntun. Untuk bidang transportasi, kita tidak pernah sepi dari musibah atau kecelakaan lalu lintas, baik di darat, laut dan udara. Begitu juga dengan bencana gempa bumi, longsor, banjir dan bencana-bencana yang memakan korban.
"Tuhan sedang menghukum Bangsa Indonesia. Maklum kita masih melihat kesewenang-wenangan dan kesombongan dari antara pemimpin-pemimpin atau pejabat-pejabat kita. Maka ada yang menganggap atau berpandangan bahwa rentetan musibah tersebut merupakan adzab atau hukuman kepada kita sebagai bangsa," tegas Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD saat menjadi khotib sholat Idul Adha di halaman Masjid Arief Rahman Hakim Universitas Indonesia Jakarta, Jumat (27/11/2009).
Memang, lanjut Mahfud, ada yang menganggap bahwa bencana yang Bangsa Indonesia alami tersebut merupakan ujian karena kita sedang menuju bangsa yang besar dan jaya. "Sebagai bangsa yang beriman, bangsa Indonesia dituntut memberikan peran dalam berbagai kehidupan dengan baik," imbuhnya.
Selain itu, ada juga berbagai kalangan yang melihat bahwa rentetan musibah yang terjadi di Indonesia merupakan hukuman (adzab) dari Allah atas perilaku bangsa yang banyak melakukan kemungkaran.
"Masih banyak kemungkaran seperti korupsi, pelanggaran hukum serta pelanggaran moral dan agama. Kita telah melakukan reformasi sejak tahun 1998, tetapi korupsi dan kolusi yang merupakan sasaran tembak reformasi masih banyak tumbuh dan berkembang di negara kita," tambahnya.
Namun tak hanya itu, Mahfud mengaku ada alasan lain atas rentetan musibah yang terjadi di Indonesia. Mahfud mengingatkan bahwa musibah itu adalah sunnatullah semata. Yakni bekerjanya hukum alam sesuai dengan teori-teori yang diciptakan oleh Allah.
"Maka, kita sebagai bangsa Indonesia yang beriman, harus segera bertaubat agar Allah menghindarkan bangsa Indonesia dari rentetan musibah," kata dia.
Mahfud MD datang bersama rombongan dan tiba di halaman masjid kampus Universitas Indonesia pukul 06.25 WIB. Sementara sholat Idul Adha dimulai pukul 07.00 WIB dengan ratusan jamaah dari dalam maupun luar kampus Universitas Indonesia. Cuaca di kawasan kampus UI saat ini mendung dan jalanan cukup ramai lancar.(bul)(Didik Purwanto/Koran SI/hri)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan