BANYUMAS - Ratusan umat Islam aliran Aboge di Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas baru melaksanakan Salat Idul Adha Minggu (29/11/2009) pagi.
Ketua Aliran Aboge Sudiworo mengatakan perhitungan jatuhnya Hari Raya Idul Adha berdasarkan perhitungan hari pasaran jawa, yaitu jatuh tepat dua hari sesudah idul adha yang ditetapkan pemerintah.
?Menurut perhitungan kami, Idul Adha kali ini jatuh pada hari minggu, atau dua hari setelah idul adha yang ditetapkan pemerintah,? ujar Sudiworo, Minggu (29/11/2009).
Sementara itu di Kecamatan Ajibarang sendiri ada ratusan warga penganut Islam Aboge. Mereka tersebar di berbagai desa dan secara serentak melaksanakan salat Idul Adha di mushola masing-masing. Usai salat, jamaah dengan khidmat mendengarkan khotbah yang diberikan oleh tokoh agama setempat. Kemudian mereka bersalaman untuk saling memaafkan. Saat bersalaman, antara jamaah pria dan wanita tidak diberi pembatas dan menjadi satu.
Sesudah itu warga melakukan tasakuran dengan makan bersama. Bekal yang mereka bawa dari rumah ditata berderatan. Mereka makan setelah berdoa terlebih dahulu. Sesudah makan bersama, baru warga memotong hewan kurban. Daging kurban kemudian dibagikan kepada warga sekitar yang tidak mampu. Aliran Islam Jawa ini sudah ada secara turun-temurun, bahkan sejak akhir jaman kerajaan Hindu. Aboge sendiri berasal dari kata alif rebo dan wage yang artinya dua hari dari hari pasaran jawa.(bul) (Saladin Ayyubi/Global/hri)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan