getting time...

Gayus: Hukum Kita Tak Bisa Diharapkan

Maria Ulfa Eleven Safa - Okezone
Sabtu, 12 Desember 2009 10:12 wib

JAKARTA - Permasalahan hukum di Indonesia masih menjadi koreksi pemerintahan saat ini. Jika hal ini tidak segera diatasi, maka kepercayaan terhadap hukum di masyarakat akan luntur.

Ini diungkapkan anggota Komisi III, Gayus Lumbun dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Selatan, Sabtu (12/12/2009).

"Pemerintah tidak perlu fokus memikirkan berapa rating kita (pemberantasan korupsi), itu hanya masalah like and dislike saja. Lihat bagaimana proses penegakkan hukum di masyarakat yang terjadi di 100 hari kerja pemerintahan SBY," kata Gayus.

Gayus menilai, penanganan kasus hukum yang terjadi di masyarakat belum baik. Dia mencontohkan, kasus kriminalisasi pimpinan KPK Bibit dan Chandra, kasus Prita  Mulyasari, Antasari Azhar, dan Kasus Nenek Minah yang seolah-olah menunjukkan penegakkan hukum di Indonesia lemah.

"Di negara ini, hukum kita tidak bisa diharapkan tapi justru malah  menjerumuskan," tambahnya.
(kem)

  • Ganda Nainggolan » 0 Tanggapan
    Saya setuju dgn pernyataan Prof. Gayus dan Mentri Hukum dan HAM ttg potret hukum kita. Hal ini bertolak balik dgn pernyataan Ketua MA Harifim Tumpah yg saya nilai tdk peka terhadap perkembangan hukum masyarakat dan rasa keadilan masyarakat.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • hukum rimba » 0 Tanggapan
    pensiunkan semua aparat hukum ganti sama wajah baru.. hilangkan kesan orba dan orla..maka aman lah negara
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Dwi » 0 Tanggapan
    Kalau anggota parlemen sdh menganggap seperti itu, bgmn kita yg dibawah ini? Apa perlu Mahkamah Internasional saja yg jadi badan peradilan di Indonesia?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • yg ngomong » 0 Tanggapan
    termasuk yg ngomong dan gerombolan HEWAN yg terhormat juga tdk bisa diharapkan :))
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.