BEKASI - Ratusan pedagang kaki lima di Kota Bekasi, Jawa Barat, melakukan unjuk rasa di Kantor Wali Kota Bekasi, siang tadi. Mereka mengeluhkan maraknya mini market yang berdampak pada usaha mereka.
Sempat terjadi dorong-mendorong antara pengunjuk rasa dengan petugas. Kericuhan nyaris terjadi. Pasalnya, para pedagang memaksa masuk untuk bertemu Wali Kota Bekasi.
Namun aksi dorong tidak berlangsung lama lantaran perwakilan Pemerintah Kota Bekasi bersedia menerima perwakilan pedagang untuk bermusyawarah.
Pedagang kaki lima yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GNBI) itu menuntut Wali Kota menolak segala kebijakan Pemerintah Daerah Kota Bekasi, kepala dinas, dan instansi terkait yang memberikan izin usaha pasar modern membangun mini market di Bekasi.
Keberadaan mini market dianggap tidak memperhatikan pelaku ekonomi kecil dan mikro.
Dalam pertemuan, perwakilan dari pedagang dan dinas terkait akan melakukan pengecekan izin pembangunan. Bila ditemukan pelanggaran, izin bangunan akan dicabut dan dibongkar.
(Tedi Suteja/Global/ton)