Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anwar Tuding Hesham & Rafat Perampok

Maria Ulfa Eleven Safa , Jurnalis-Senin, 21 Desember 2009 |18:15 WIB
Anwar Tuding Hesham & Rafat Perampok
Bank Century. (Foto: Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Anwar Nasution menuding dua orang asing yang menanam saham pengendali di Bank Century, Hesham Al Warraq dan Rafat Ali Rizvi sebagai perampok uang rakyat Indonesia.

Keduanya dituding melarikan diri ke luar negeri dengan membawa uang tersebut. Atas tindakan itu, mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan itu mengaku tersinggung.

"Mereka adalah dua orang asing yang merampok kita di saat keadaan kita sedang sulit. Pansus Hak Angket Bank Century lah yang harus mengungkap semua ini," terang Anwar saat memberikan keterangan di hadapan Pansus Hak Angket Bank Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/12/2009).

Saat ini, pemeriksaan terhadap Anwar Nasution sedang diskors hingga pukul 19.30 WIB. Masih ada dua orang lagi mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia yang masih akan diperiksa pansus. Mereka adalah Miranda Goeltom dan Sabar Anton Tarihorang.

Hesham dan Rafat merupakan pemilik saham di Bank Century melalui First Gulf Asia Holdings Ltd. Keduanya disebut-sebut terlibat kasus Bank Century. Sebab pada 2005 sampai 2008 keduanya menempatkan dana dalam bentuk aset di beberapa negara.

Aset tersebut berupa aset perusahaan, aset investasi, dan aset dalam bentuk rekening giro, surat berharga, serta polis asuransi. Total aset yang ditempatkan keduanya di luar negeri sebesar Rp 11,37 triliun.

(Hariyanto Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement