JAKARTA - Robohnya gedung tambahan Pusat Grosir Pasar Metro Tanah Abang disinyalir telah terjadi ketidakberesan pembangunan. Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan (P2B) menemukan bangunan tambahan tersebut tidak tersambung.
Menurut Kepala Dinas P2B Hari Sasongko, Rabu (23/12/2009), pihaknya menemukan besi beton bangunan hanya ditempel dengan baut sekira sepanjang 50 Cm. Selain besi beton ini tidak memiliki penyangga bawah.
Tidak ada tambahan lain yang digunakan pihak developer untuk menyambung bangunan, selain hanya dibaut. Hal ini yang membuat bangunan tambahan ini runtuh.
Sehingga Hari dengan singkat menyimpulkan bahwa, bangunan itu tidak memenuhi standar kelayakan. Oleh karena itu, Hari akan meminta blueprint bangunan Pusat Grosir Pasar Metro Tanah Abang kepada pihak pengelola.
Dengan penemuan ini, P2B akan bertindak tegas untuk membongkar bangunan tambahan ini, dengan alasan untuk menjaga keamanan.
"Kita akan bongkar besok atau lusa. Pokoknya secepatnya," tegasnya.
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.