JAKARTA - Kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan Bayquni alias Babeh merupakan yang terbesar saat ini, bahkan mengalahkan kasus Robot Gedek dan Verry Idham Heriansyah alias Ryan.
“Sampai saat ini kasus Babeh merupakan angka terbesar dari pengakuan pertama yaitu satu korban hingga 14 korban,” ungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahono saat konferensi pers di Kapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/2/2010).
Ditegaskan ini merupakan kasus terbesar ketimbang kasus fenomenal lainnya.
Sementara itu empat korban terbaru yang diakui Babeh yaitu atas nama Feri berusia 11 tahun, Doli (11), Adit (12), dan Kiki (11).
Wahono menjelaskan seluruh korban tersebut dibunuh kemudian dimutilasi. “Seluruh TKP berada di wilayah Jakarta Timur, di sekitar tempat tinggal Babeh,” jelasnya.
Dia menambahkan kasus pembunuhan paling lama yang paling Babeh yaitu pada tahun 1993, bukan 1998 seperti yang diungkapkan sebelumnya.
Konferensi pers hari ini juga menghadirkan beberapa tokoh yang diundang Polda, yaitu Ketua Komnas Anak Seto Mulyadi, Kriminolog Adrianus Meiliala, dan Psikolog Sarlito Wirawan.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.